Gelar Rapat Evaluasi Akhir Publikasi dan Pemberitaan, Bawaslu Perkuat Tata Kelola Kehumasan
|
Pontianak, Bawaslu Provinsi Banten - Anggota Bawaslu Provinsi Banten Sam’ani dan Ajat Munajat menghadiri Rapat Evaluasi Akhir Publikasi dan Pemberitaan pada Tahapan Pendaftaran dan Verifikasi Peserta Pemilu Menuju Humas Bawaslu yang Adaptif, Informatif, dan Edukatif Pada Pemilu 2024.
Kegiatan yang melibatkan Anggota Bawaslu Provinsi Koordinator Divisi Humas dan Datin serta Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat berikut staf kehumasan seluruh Indonesia ini membahas mengenai pengelolaan kehumasan, perkembangan aplikasi Jarimu Awasi Pemilu dan pembahasan draft Perbawaslu Tata Kelola Kehumasan.
Anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty Berfoto Bersama Peserta Kegiatan. Foto : Humas Bawaslu RI
Anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty yang sempat hadir sekaligus menutup kegiatan tersebut menuturkan pentingnya peran kehumasan dalam menghadapi tahapan pemilu serentak yang masih berlangsung selama 11 bulan kedepan.
“Pertemuan Perdana di tahun 2023 ini diharapkan mampu memberikan spirit energi untuk kita bergerak maju dalam 11 bulan kedepan. Kami memastikan bahwa di bulan Januari sudah harus ada pertemuan karena setiap perspektif yang ada di kehumasan harus sudah clear. Kita bukan bekerja di ujung, bukan divisi komplemen tetapi justru divisi yang hidup sepanjang tahapan.â€
Lolly juga meberikan perkembangan diskusi yang dilakukan antara Bawaslu, KPI dan Dewan Pers terkait pemantauan dan pengawasan pemberitaan, penyiaran serta iklan kampanye
“Tadi pagi kami diskusi dengan KPI dan Dewan Pers berkenaan dengan gugus tugas Pemantauan dan pengawasan pemberitaan penyiaran dan iklan kampanye, salah satu poin kesepakatan adalah kita akan membentuk gugus tugas pada tahap-tahap sosialisasi dimana masa kampanye belum berlaku dan saat tahapan kampanyeâ€
Karissa Sjawaldy (Meta Indonesia) menyampaikan pemaparan dihadapan peserta kegiatan Rapat Evaluasi Akhir Publikasi dan Pemberitaan. Foto : Humas Bawaslu RI
Kegiatan yang juga diisi oleh narasumber dari Meta Indonesia (Karissa Sjawaldy), Google Indonesia (Presthya Lestari) dan ICT ini harapannya dapat meningkatkan kapasitas dan pemahaman pengawas pemilu dalam hal publikasi dan pengelolaan pengeloaan kehumasan khususnya media sosial sekaligus nantinya dapat memberikan masukan terhadap daftar inventarisasi masalah draft perbawaslu tata Kelola kehumasan.