Lompat ke isi utama

Berita

Dorong Konsistensi Publikasi, Bawaslu Banten Lakukan Evaluasi Kehumasan

Dorong Konsistensi Publikasi, Bawaslu Banten Lakukan Evaluasi Kehumasan

Serang, Bawaslu Banten – Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Banten, Sumantri, menekankan pentingnya Bawaslu kabupaten/kota memiliki alur kerja kehumasan yang jelas dan terencana. Menurutnya, langkah ini menjadi dasar untuk memastikan pesan kelembagaan dapat tersampaikan secara tepat, terukur, dan berkesinambungan.

“Tanpa alur kerja kehumasan yang jelas, publikasi cenderung bersifat insidental sehingga pesan kelembagaan sulit tersampaikan secara utuh dan konsisten kepada publik,” ujarnya dalam Rapat Evaluasi Hasil Pemantauan Publikasi dan Pemberitaan Bawaslu Kabupaten/Kota, Jumat (1/8/2025).

Rapat yang digelar secara daring ini membahas hasil pemantauan publikasi Triwulan I dan II Tahun 2025. Berdasarkan rekapitulasi, sebagian besar satuan kerja telah aktif melakukan publikasi, namun belum sepenuhnya memenuhi target sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Nomor 38 Tahun 2024. Indikator kinerja tersebut meliputi produksi video edukasi pendek (format Reels) minimal satu kali setiap pekan, unggahan media sosial minimal tiga kali setiap hari kerja, serta publikasi berita kelembagaan sebanyak minimal 104 berita dalam satu tahun.

Sumantri menilai capaian ini menunjukkan perlunya peningkatan konsistensi. Forum evaluasi, menurutnya, menjadi kesempatan untuk mengidentifikasi kendala secara konkret, di antaranya perencanaan konten yang belum optimal, keterbatasan kapasitas teknis produksi visual, serta pembagian beban kerja yang belum merata di tim kehumasan.

Anggota Bawaslu Provinsi Banten Sumantri saat memimpin Rapat Evaluasi Hasil Pemantauan Publikasi dan Pemberitaan Bawaslu Kabupaten/Kota, Jumat (1/8/2025)..

Sementara itu, Kepala Bagian Pengawasan Pemilu dan Humas Bawaslu Provinsi Banten, Jhon Marthin, menegaskan bahwa publikasi yang teratur dan terstruktur menjadi kunci membangun kepercayaan publik terhadap kerja-kerja pengawasan Pemilu.

“Kita ingin humas hadir bukan hanya saat tahapan, tetapi juga di masa non-tahapan dengan konten yang edukatif, informatif, dan mampu mendorong partisipasi masyarakat,” jelasnya.

Jhon juga mendorong penguatan kolaborasi di setiap satuan kerja. Menurutnya, forum evaluasi semacam ini tidak hanya menjadi sarana penilaian, tetapi juga ruang untuk berbagi praktik baik dan menyusun strategi penguatan kehumasan ke depan.

Editor: Jhon Marthin

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle