Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Banten Melaksanakan Diskusi Bertema " Pilkada dan Urgensi Pengawasan Pemilu Perspektif Gender" Dengan Menghadirkan Para Narasumber yang Ekspert Dibidangnya.

Bawaslu Banten Melaksanakan Diskusi Bertema " Pilkada dan Urgensi Pengawasan Pemilu Perspektif Gender" Dengan Menghadirkan Para Narasumber yang Ekspert Dibidangnya.

Diskusi bertemakan tentang perempuan selalu menarik untuk dibicarakan, termasuk dalam konteks pengawasan pemilu. Pengantar diskusi disampaikan oleh Ketua Bawaslu Provinsi Banten Didih M. Sudi, dilanjutkan dengan sesi pertama yang diisi oleh Srikandi Bawaslu Provinsi Banten, Dr. Nuryati Solapari, S.H., M.H., selaku Kordiv Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga. Materi yang disampaikan berkaitan dengan Strategi Pengawasan dan tantangan pengawasan pemilu ditengah pandemi dalam perspektif gender. Menurutnya, pengawasan pemilu berbasis gender dapat dilihat dari faktor akses, control, partisipasi dan manfaat bagi perempuan.

Hadir pula dari Perguruan Tinggi yang menyampaikan peranan perguruan tinggi dalam pengawasan partisipatif Perspektif gender. Menghadirkan Korpus Kependudukan dan Gender Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Dr.Rani Sri Agustina, S.H., M. H. Melalui Pengamalan Tri Darma Peguruan Tinggi ikut berpartisipasi dalam pengawasan partisipatif, dan kedepan perlu ditingkatkan, imbuhnya.

Pandangan Gender oleh Civil Society diwakili oleh ICMI Banten, yang diwakili oleh Ketua Departemen Pemberdayaan Perempuan, Dr. Liza M. Damarwulan, M.Si. Dari sudut pandang Civil Society kemitraan sangat penting untuk membangun dan mendorong perempuan terlibat dalam pengawasan partisipatif. Perempuan harus mampu menolak menjadi korban pelanggaran pemilu, perempuan penyelenggara juga harus profesional dan berintegritas, tambahnya pula pengawasan yang hakiki adalah pengawasan dari Tuhan YME. Pemateri terakhir adalah Syoufan Razi, peneliti utama LIPI yang konsen terhadap politik dan Gender. Menurutnya,tantangan ke depan bagi kaum perempuan dalam pelaksanaan Pilkada adalah bagaimana membangun demokrasi deliberatif, ungkap Rozi.

Secara apik, diskusi yang dimoderatori oleh Lina Herlina, Anggota Bawaslu Kabupaten Pandeglang membuat antusias peserta, terbukti dari beberapa pertanyaan yang disampaikan.

Diakhir diskusi Bawaslu Banten mengharapkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pengawasan Pilkada ke depan sehingga kualitas dan ingeritas demokrasi dapat terwujud pada Pilkada di Tengah Covid 19 ini.

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle