Bawaslu Campus Connect di Untirta, Puadi Dorong Mahasiswa Kritis Hadapi Tantangan Digital
|
Serang, Bawaslu Provinsi Banten — Anggota Bawaslu RI, Puadi mendorong mahasiswa untuk memperkuat kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi derasnya arus informasi di ruang digital. Kemampuan memilah dan memverifikasi informasi menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas demokrasi, terutama di tengah semakin luasnya penggunaan berbagai platform digital.
“Jangan menjadi generasi yang paling cepat menerima informasi. Jadilah generasi yang paling kritis dalam memverifikasi informasi,” ujarnya saat membuka kegiatan Bawaslu Campus Connect bertema Generasi Digital, Demokrasi Transparan di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Serang, Banten, Jumat (04/09/2026).
Perkembangan teknologi dan semakin luasnya penggunaan berbagai platform digital membuat masyarakat, khususnya mahasiswa, perlu memiliki kemampuan dalam mengolah dan memverifikasi informasi.
“Demokrasi memerlukan nalar. Adik-adik harus mampu membedakan fakta dan hoaks. Mahasiswa membentuk informasi sekaligus dibentuk oleh informasi,” tambah Puadi.
Kegiatan ini menjadi ruang dialog antara Bawaslu dengan mahasiswa untuk meningkatkan pemahaman mengenai kepemiluan sekaligus membangun kesadaran kritis mahasiswa dalam menghadapi berbagai tantangan demokrasi di era digital.
Mahasiswa juga diajak untuk memahami bahwa pengawasan terhadap proses demokrasi tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara Pemilu. Masyarakat, termasuk mahasiswa, memiliki ruang untuk berpartisipasi dalam mengawal proses demokrasi melalui pengawasan partisipatif.
Selain membahas tantangan demokrasi di ruang digital, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan peran dan fungsi Bawaslu kepada generasi muda.Pemahaman tersebut diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk lebih aktif berkontribusi dalam menciptakan penyelenggaraan Pemilu yang berintegritas.
Bawaslu berharap keterlibatan mahasiswa dalam pengawasan partisipatif dapat terus berkembang, termasuk melalui pemanfaatan ruang digital secara bijak. Dengan kemampuan literasi digital yang baik dan sikap kritis terhadap informasi, mahasiswa diharapkan mampu menjadi bagian dari masyarakat yang turut menjaga kualitas demokrasi.
Penulis : Ivan A. Muvani
Editor : Jhon Marthin