Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Banten Ajak IMMAWATI Serang Perkuat Peran Perempuan Tolak Politik Uang

Bawaslu Banten Ajak IMMAWATI Serang Perkuat Peran Perempuan Tolak  Politik Uang

Diskusi konsolidasi demokrasi yang digelar Bawaslu Provinsi Banten bersama IMMAWATI Serang. Rabu (11/2/2026)

Serang - Bawaslu Provinsi Banten menilai praktik politik uang (money politic) masih menjadi ancaman serius bagi kualitas demokrasi karena dapat merusak nilai-nilai pemilu yang jujur dan adil serta berpotensi melahirkan pemimpin yang tidak berintegritas.

Hal tersebut disampaikan dalam diskusi konsolidasi demokrasi yang digelar Bawaslu Provinsi Banten bersama IMMAWATI Serang pada Rabu (11/2/2026) di Kantor Bawaslu Provinsi Banten. 

Kegiatan yang berlangsung selama sekitar dua jam tersebut diikuti oleh 17 peserta.

Ketua Bawaslu Provinsi Banten Ali Faisal menegaskan bahwa praktik politik uang harus menjadi perhatian bersama seluruh elemen masyarakat. “Politik uang bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga merusak kualitas demokrasi karena pilihan politik tidak lagi didasarkan pada visi dan kapasitas calon,” ujarnya.

Senada dengan itu, Anggota Bawaslu Provinsi Banten Liah Culiah menekankan pentingnya peran perempuan dalam mencegah praktik tersebut. Menurutnya, perempuan memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran politik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

“Perempuan dapat menjadi agen edukasi politik yang mendorong masyarakat untuk menolak pemberian uang atau barang saat Pemilu dan memilih berdasarkan integritas serta program calon,” kata Liah. Melalui kegiatan ini, Bawaslu Banten berharap IMMAWATI Serang dapat turut berperan aktif dalam menyebarkan edukasi politik yang sehat serta menjadi bagian dari gerakan masyarakat untuk menolak praktik politik uang.

 

 

Penulis: Annisa Nur Insani

Editor: Jhon Marthin

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle