Sumantri Tekankan Peran Strategis Mahasiswa Cegah Politik Uang
|
TangerangKab, Bawaslu Provinsi Banten - Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Banten Sumantri menekankan peran strategis mahasiswa dalam mencegah politik uang dan memperkuat pengawasan partisipatif melalui edukasi, pencegahan, serta keberanian melaporkan dugaan pelanggaran kepada pihak yang berwenang.
“Mahasiswa memiliki peran sebagai agen of change yang dapat bergerak di masyarakat, termasuk ikut melakukan pengawasan partisipatif dan memberikan edukasi terkait kepemiluan,” ujarnya kepada mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 290 UIN Jakarta di Aula Desa Sukanagara, Cikupa, Tangerang pada Kamis (13/8/2026).
Kata Sumantri, mahasiswa sebagai agen perubahan memiliki kapasitas untuk ikut membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga demokrasi dan pemilu yang berintegritas. Keterlibatan Mahasiwa dapat dilakukan dengan bergerak di tengah masyarakat dan mendorong partisipasi dalam pengawasan pemilu,” imbuh pengampu Divisi Penyelesaian Sengketa itu.
Pria kelahiran Tangerang itu menegaskan, politik uang dapat merusak kualitas demokrasi dan pemilu di Indonesia. Karena itu, mahasiswa diharapkan tidak berhenti pada pemahaman mengenai bahaya politik uang, tetapi turut mengambil bagian dalam upaya pencegahan serta berani melaporkan apabila menemukan dugaan praktik politik uang.
Selain politik uang, Sumantri juga menyoroti pentingnya netralitas aparatur sipil negara (ASN) dalam penyelenggaraan pemilu. Ketika kembali ketengah masyarakat, mahasiswa dapat melakukan pengawasan terhadap ASN-ASN yang tidak netral.
“Memperbanyak diskusi mengenai demokrasi dan pemilu dan terliba aktif mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan dapat memperluas pengawasan partisipatif sekaligus memperkuat upaya pencegahan pelanggaran pemilu,” pungkasnya.
Penulis : Ivan A. Muvani
Editor : Jhon Marthin