Pemetaan Kompetensi melalui Behavioral Event Interview menjadi Langkah Awal Penguatan SDM Bawaslu Banten
|
Serang, Bawaslu Provinsi Banten - Anggota Bawaslu Provinsi Banten, Samani, resmi membuka kegiatan Peta Personal: Pemetaan Kompetensi dan Persiapan Transformasi SDM melalui metode Behavioral Event Interview (BEI). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kelembagaan dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia pengawas Pemilu di Provinsi Banten, (20/05/2026).
Dalam arahannya, Samani menyampaikan bahwa pemetaan kompetensi merupakan bentuk evaluasi kelembagaan untuk memproyeksikan kebutuhan SDM Bawaslu ke depan. Menurutnya, sebagai lembaga yang bersifat nasional, tetap, dan mandiri, Bawaslu harus terus melakukan perbaikan dan penguatan kapasitas dalam setiap tahapan Pemilu.
“Kegiatan ini adalah upaya kita secara kelembagaan untuk memproyeksikan langkah maju ke depan dalam membangun sumber daya manusia yang lebih baik,” ujar Samani.
Ia menjelaskan bahwa metode Behavioral Event Interview bukan untuk menguji teori, melainkan menggali pengalaman nyata pegawai dalam menjalankan tugas pengawasan. Dari hasil pemetaan tersebut, Bawaslu nantinya dapat menyusun langkah peningkatan kapasitas berdasarkan kemampuan teknis yang dimiliki masing-masing pegawai.
Samani juga mengingatkan seluruh peserta agar mengisi instrumen penilaian secara jujur dan sesuai pengalaman yang pernah dilakukan. Menurutnya, kejujuran dalam pengisian menjadi kunci agar hasil pemetaan benar-benar dapat digunakan sebagai dasar pengembangan SDM.
“Yang dituliskan oleh teman-teman itu harus benar-benar yang sudah dilakukan, jangan dibuat-buat,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab bersama untuk membangun SDM Bawaslu yang lebih kompeten, profesional, dan mampu menjaga kualitas demokrasi serta pengawasan Pemilu di masa mendatang.
Penulis: Annisa Nur Insani
Editor: Jhon Marthin