Ketua Bawaslu Provinsi Banten Menerapkan Semangat Green Office dalam Agenda Konsolidasi Demokrasi bersama Partai Hanura
|
Serang, Bawaslu Provinsi Banten – Di sela-sela pembahasan penguatan demokrasi bersama jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Provinsi Banten, ada pesan lain yang turut disampaikan. Bukan melalui paparan atau sambutan, melainkan lewat sebuah kebiasaan sederhana yang dibawa Ketua Bawaslu Ali Faisal yaitu menggunakan tumbler pribadi sebagai bagian dari implementasi Gerakan Green Office.
Sekilas, benda itu mungkin terlihat sebagai perlengkapan biasa. Namun, tumbler tersebut menjadi simbol bahwa kebijakan Gerakan Green Office yang baru saja ditindaklanjuti Bawaslu Provinsi Banten tidak berhenti sebagai instruksi administratif, melainkan langsung diwujudkan dalam aktivitas kedinasan sehari-hari.
Pada hari yang sama, Bawaslu Provinsi Banten melaksanakan Aksi Bersih Bersama Lingkungan Kantor sebagai tindak lanjut kebijakan Green Office yang diinisiasi Bawaslu Republik Indonesia. Salah satu komitmen yang dibangun adalah membiasakan penggunaan tumbler pribadi untuk mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai. Kebiasaan tersebut kemudian turut dibawa Ali Faisal saat menjalankan agenda kelembagaan di luar kantor.
Bagi Ali Faisal, budaya organisasi dibangun melalui kebiasaan yang dilakukan secara konsisten. Menurutnya, perubahan tidak selalu dimulai dari langkah besar, tetapi dari tindakan sederhana yang dilakukan secara berulang oleh setiap insan Bawaslu.
"Green Office bukan sekadar slogan atau program sesaat. Ini adalah budaya kerja yang harus tumbuh dalam keseharian kita. Ketika setiap pegawai membiasakan diri membawa tumbler, menghemat penggunaan listrik dan air, mengurangi penggunaan kertas, serta menjaga kebersihan ruang kerja, sesungguhnya kita sedang membangun organisasi yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan," ujarnya.
Semangat tersebut selaras dengan arahan Anggota Bawaslu Republik Indonesia Koordinator Divisi SDMO Diklat, Herwyn J.H. Malonda, yang mendorong implementasi Green Office sebagai bagian dari pembangunan budaya organisasi dan penguatan kualitas sumber daya manusia Bawaslu.
Kehadiran Ketua Bawaslu Provinsi Banten dalam agenda Konsolidasi Demokrasi bersama DPD Partai Hanura Provinsi Banten pun menjadi pengingat bahwa nilai-nilai Green Office dapat diterapkan di setiap ruang pengabdian. Keteladanan melalui tindakan sederhana diharapkan mampu menumbuhkan budaya kerja yang lebih peduli terhadap lingkungan, sekaligus memperkuat citra Bawaslu sebagai lembaga yang tidak hanya mengawal demokrasi, tetapi juga memberi contoh dalam membangun tata kelola organisasi yang berkelanjutan.
Penulis : Annisa Nur Insani
Editor : Jhon Marthin