Ajat Munajat Tekankan Pentingnya Membangun Kader Pengawas Partisipatif Menuju Pemilu 2029
|
Serang, Bawaslu Provinsi Banten – Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Provinsi Banten, Ajat Munajat, menekankan pentingnya membangun kader pengawas partisipatif sebagai upaya memperkuat pengawasan masyarakat menuju Pemilu 2029. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber pada kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang diselenggarakan Bawaslu Kabupaten Serang di Serang, Rabu (05/08/2026).
Ajat juga menjelaskan bahwa Pendidikan Pengawas Partisipatif merupakan program nasional Bawaslu yang menjadi bagian dari strategi pencegahan pelanggaran Pemilu melalui pendidikan politik, sosialisasi, dan penguatan pengawasan partisipatif masyarakat.
“Melalui program ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan, kepedulian, dan keberanian untuk mengawal setiap tahapan Pemilu sekaligus menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Menurut Ajat, Kabupaten Serang memiliki tingkat kerawanan Pemilu yang cukup tinggi berdasarkan pengalaman penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada Tahun 2024. Beberapa indikator kerawanan tersebut di antaranya pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU), dugaan politik uang, serta berbagai pelanggaran yang terjadi pada tahapan penyelenggaraan.
"Pengawasan Pemilu tidak hanya dilakukan pada hari pemungutan suara. Pengawasan harus dimulai sejak penyusunan regulasi, seleksi penyelenggara, pemutakhiran data pemilih, pendaftaran peserta Pemilu, kampanye, hingga rekapitulasi hasil. Karena itu, kita membutuhkan kader-kader pengawas partisipatif yang memahami regulasi dan mampu mengajak masyarakat untuk ikut mengawal seluruh tahapan Pemilu," tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Ajat berharap lahir kader-kader pengawas yang tidak hanya memahami regulasi kepemiluan, tetapi juga memiliki kepedulian dan keberanian untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga integritas setiap tahapan Pemilu. Dengan demikian, pengawasan partisipatif dapat terus berkembang sebagai bagian dari upaya mewujudkan Pemilu 2029 yang demokratis, jujur, dan berintegritas.
Penulis : Ivan A. Muvani
Editor : Jhon Marthin