Ali Faisal Ingatkan Bahaya Hoaks dan Ujaran Kebencian bagi Demokrasi
|
Pandeglang, Bawaslu Provinsi Banten – Penyebaran berita bohong (hoaks) dan ujaran kebencian dapat memengaruhi cara masyarakat menyikapi perbedaan serta menentukan pilihan dalam Pemilu. Karena itu, pemilih pemula perlu memahami pentingnya memeriksa kebenaran informasi dan menjaga sikap saling menghormati di tengah perbedaan pandangan.
“Informasi yang beredar di media sosial perlu disikapi secara bijak. Pemilih pemula hendaknya tidak langsung mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terlebih jika mengandung ujaran kebencian atau berpotensi memicu permusuhan antarkelompok,” pesan Ali dalam kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif bagi pemilih pemula di SMA Negeri 1 Pandeglang.
Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus disikapi dengan saling menghargai. Penyebaran hoaks dan ujaran kebencian justru dapat mengganggu ruang diskusi yang sehat serta memengaruhi masyarakat dalam menentukan sikap terhadap proses demokrasi.
Pemilih pemula diharapkan mampu mengenali informasi yang berpotensi menyesatkan, menggunakan media sosial secara bertanggung jawab, dan menghormati perbedaan pendapat. Dengan demikian, generasi muda dapat turut menjaga ruang demokrasi yang sehat dan mendukung penyelenggaraan Pemilu yang berintegritas.
Penulis : Ivan A. Muvani
Editor : Jhon Marthin